Cara jitu menangani anak yang bandel, nakal, dan susah diatur:

Adakalanya, seorang Ibu atau Ayah,, sudah tidak sabaran dalam menghadapi anak  yang bandel, hal ini karena seorang anak mempuyai karakter yang berbeda-beda, tergantung Gen, Lingkungan dan situasi, namun cara menghadapi mereka janganlah sembarangan, karena mereka adalah organ dan pemikiran yang masih berkembang dan membutuhkan proses untuk menjadi sifat yang diharapkan tentunya sifat yang penurut, sabar dan Sholeh.

kali ini bagaimana cara menghadapi mereka dan merubah mereka tapi tanpa dengan kekerasan dan perlakuan yang tidak baik.

  1.   Tunjukanlah tekat yang kuat terhadap anak.


Disamping sebagai Orang tua harus menjaga kekonsistenan,sebagai orang tua juga harus memiliki tekat yang kuat dalam menghadapi anak, yang memang nakal. Ketika si kecil sedang bertengkar hebat, dan kita sebagai orang tua sulit untuk melerainya, kita harus menunjukan tekad yang kuat. Tentu hal itu sangatlah penting kita miliki sebab jika kita menyerah, meski pun sebenarnya anak-anak tidak tahu apakah mereka bisa menang atau tidak. Maka dari itulah, dengan tekad yang kuat dari dalam diri yang kita miliki akan menjauhkan anak kita dari hal-hal yang tidak diinginkan

  1. 2.    Adakan peraturanyang khusus buat anak

Membuat peraturan khusus yang sebelumnya telah dirundingkan dengan anak-anak kita. Peraturan yang di buat harus memiliki konskuensi supaya anak dapat berusaha menghindari perbuatan nakal tersebut. Semakin kita 
.
sabar dalam menghadapi anak-anak maka anak-anak kita akan semakin mudah untuk dikendalikan oleh kita. Jangan lupa untuk selalu memberlakukan peraturan yang sudah kita buat supaya anak kita mengingat batasannya. Selain itu, kita harus selalu memberikan anak penghargaan pada saat anak melakukan hal-hal yang baik, seperti memberi pujian kepadanya.

  1. 3.    Adakan pendekatan kepada Anak

Pada saat  anak kita rewel, nakal dan susah diatur sebaiknya jangan hadapi dia dengan keras, emosional, dan penuh amarah. Sebab cara itu tidak akan bisa menyelesaikan permasalahan yang ada, justru anak akan semakin rewel dan nakal. Jika itu sudah terjadi, maka kita pun akan merasa kesusahan dan kerepotan.
Oleh sebab itulah, kita harus melakukan pendekatan yang baik, berilah nasehat dengan lembut bahwa apa yang dilakukannya itu tidak baik. Selain itu, kita sebagai orang tua juga harus menjaga kekonsistenan, jangan sampai goyah karena anak merengek menangis. Sebagai contoh, ketika anak kita meminta bermain pada waktu yang buka saatnya, katakan tidak, jika kita sudah mengatakan tidak maka jangan luluh karena tangisannya, melainkan biarkanlah sampai dia pada akhirnya menurut dengan kita. Dengan demikian, anak kita akan terbiasa dengan apa yang kita ajarkan.

  1. 4. Jangan terlalu memanjakan anak.

Tentu kita tahu bahwa sikap memanjakan anak yang ditanamkan sejak dini akan berpengaruh buruk bagi perkembangan anak. Hal itu akan mengakibatkan anak menjadi terbiasa dengan jalan yang mudah ketika dia ingin mendapatkan sesuatu. Hal
tersebut akan terlihat ketika suatu saat nanti keinginannya tidak terpenuhi maka dia akan menunjukan sikap yang membangkang atau mengesalkan kepada kita sebagai orang tua. Maka dari itulah, kita sebagai orang tua jangan memanjakan anak-anak kita, tetapi perlakukanlah dia dengan baik dan wajar.

  1. 5.    Menunjukan  sikap yang lembut dan manis kepada anak.

Saat  anak kita melakukan hal yang buruk ditempat umum tentu kita sebagai orang tua merasa mumet dan ingin memarahi anak tersebut. Namun ternyata perlakuan atau tindakan  semacam itu sangat salah didalam upaya mendidik anak yang nakal, karena anak akan

semakin menangis keras-keras, semakin berontak dan semakin bertingkah yang nakal. Namun kita harus memberikan sikap yang penuh kelembutan, berikanlah dia pengertian dan berusaha untuk memaafkannya.
Cobalah untuk bertanya pada anak kita, mengapa melakukan kesalahan, karena terkadang mereka melakukan hal yang salah bukan karena keinginannya sendiri, adakalanya dorongan itu dari orang yang ada disekitarnya.

  1. 6.    Janganlah  memberikan label atau cap buruk pada anak-anak kita.

Saat anak kita nakal dan bandel, maka kita sebagai orang tua janganlah sekali-kali memberikan label yang buruk pada mereka. Sebagai contoh “kamu anak yang nakal, bandel, susah diatur.” Justru pemberian label itu akan menjadikan anak semakin nakal, dia beranggapan bahwa sifat nakal yang dimiliki adalah karakternya, sehingga akan menyusahkan kita sebagai orang tua untuk mendidiknya.

  1. 7.    Jadilah  contoh yang baik untuk anak-anak kita.

Hal inilah yang sangat mementukan karakter anak kita kedepannya dan perlu kita tahu bahwa anak yang masih berada dalam tahap pengembangan dan pertumbuhan akan cenderung menirukan apa yang telah kita lakukan dan perbuat. Dia sangat mudah 
menyerap apapun yang terjadi disekitarnya, maka jika kita ingin anak-anak kita tumbuh menjadi sosok yang baik, patuh dan tidak nakal, sebaiknya berikanlah contoh dengan baik. Berikanlah sikap yang baik, jangan berkata tidak baik,  atau yang buruk ketika dihadapan anak. Selain itu, usahakan untuk menjauhkan anak-anak kita dari perbuatan-perbuatan yang buruk yang nantinya akan berpengaruh terhadap perkembangan dan pertumbuhan anak.

Sebagai contoh dizaman milenial ini kita harus pintar dalam menyaring informasi dan mengontrol dalam memberikan contoh dalam memakai perangkat-perangkat atau gadget, supaya anak tidak mencontoh kita dalam memakai gadget yang berlebihan.

Demikian Cara Jitu menghadapi anak yang bandel, nakal dan sangat susah diatur, semoga bermanfaat.


BACA JUGA 👉  Cara mendidik anak usia 4-10 Tahun sesuai ajaran Rosulalloh SAW.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Cara jitu menangani anak yang bandel, nakal, dan susah diatur:"

Post a Comment

dengan senang hati silahka tinggalkan komentar masukan atau kritik yang membangun