Penting. 10 Efek fatal bahaya Gadget atau Hp Bagi Anak


Pada zaman serba digital ini, sangat sulit sekali rasanya untuk tidak terikat atau ikut merasakan yang namanya Gadget atau HP, TV dan lain semacamnya, seandainya bila kita tidak mempunyai itu semua seakan kita akan sangat tertinggal jauh dengan orang lain, bukan hanya orang dewasa ternyata pada zaman sekarang ini orang tua cenderung membiarkan anak mereka yang layaknya belum terlalu untuk terikat dengan  atau Hp dan semacamnya bahkan para orang tua t malah seakan melatihnya untuk membiarkannya berlebihan dalam bermain gadget, hal ini tentu adalah cara para orang tua agar si anak dianggap tidak nakal atau tidak mengganggu aktifitas para orang tua, namun taukah akan bahaya dari efek gadget apabila anak yang masih dalam usia pertumbugan mengalami kecanduan gadget, Inilah Bahaya Gadget bagi balita atau anak dibawah usia 12 Tahun yang wajib di ketahui agar menjadi bahan pertimbangan bagi para orang tua :

1. TUMBUH KEMBANG YANG LAMBAT

Anak yang kecanduan oleh gadget tentunya mereka akan kurang aktif dan pergerakan dan identik diam. Hal ini akan menghambat tumbuh kembang fisik anak menjadi terlambat. Paparan teknologi

sejak dini juga memengaruhi kemampuan literasi dan prestasi akademik anak secara negatif. Karena wawasan dan indra penglihatan akan cendrung kurang.

2. OBESITAS ATAU KEGEMUKAN

Hal ini yang sangat tidak diharapkan oleh semua orang tua. Karena Penggunaan televisi dan video game berkaitan dengan meningkatkatnya kasus obesitas pada anak. Alat elektronik atau gadget yang dipasang di kamar anak dan bisa diakses secara pribadi dapat meningkatkan risiko obesitas sebanyak 30%.
30% anak yang menderita obesitas, akan mengalami diabetes, hingga memiliki risiko tinggi stroke dini atau serangan jantung, serta usia harapan hidup yang rendah. Atau daya tahan tumbuh lemah.

3. PROSES BELAJAR YANG TERHAMBAT ATAU TIDAK 
    BERKELANJUTAN

Berlebihnya menggunakan Teknologi pada anak, bisa membuat proses belajarnya tidak berkelanjutan. Karena teknologi ini membuat segalanya menjadi lebih mudah, sehingga otak anak tidak terasah atau kurang terangsang, disebabkan kemudahan yang ditawarkan untuk mencari jalan pintas. Atau serba instan sehingga gerak dan usaha anak menjadi berkurang.

4. KURANG TIDUR ATAU KURANG ISTIRAHAT.

Banyak anak yang mengalami kurang tidur sebanyak 75% anak dari usia 9-10 tahun karena penggunaan teknologi tanpa pengawasan. Kekurangan tidur akan berdampak buruk pada nilai sekolah mereka, karena otak berkembang dengan baik saat tidur, dan seorang anak butuh tidur yang cukup agar otaknya bisa berfungsi dengan baik dan kembali fresh untuk menjalani hari-harinya.



5. TERGANGGUNYA PERTUMBUHAN OTAK ANAK

Otak anak akan bertumbuh Pada usia 0-2 tahun dengan cepat hingga dia berusia 21 tahun. Perkembangan otak anak sejak dini dipengaruhi oleh stimulasi lingkungan dan aktifitas sehari-hari
pengaruh berlebihan dari gadget (hp, internet, tv, ipad, dll) pada otak anak yang sedang berkembang, dapat menyebabkan keterlambatan koginitif, gangguan dalam proses belajar, tantrum, meningkatkan sifat impulsif, serta menurunnya kemampuan anak untuk mandiri. Dan kemauan dalam melakukan sesuatu alias malas.

6. KELAINAN MENTAL / GANGGUAN MENTAL

Dalam sebuah Penelitian di Bristol University  tahun 2010 mengungkapkan, bahaya penggunaan gadget pada anak dapat meningkatkan risiko kurang atensi, depresi, gangguan kecemasan, autisme, psikosis, kelainan bipolar, dan perilaku bermasalah lainnya.

7. KECANDUAN

Seorang ibu atau ayah ketika sudah kecanduan terhadap gadget maka kemungkinan kurangnya perhatian terhadap anak akan sangat sering. Untuk mengisi kekosongan ikatan dengan orangtua, anak juga mulai mencari penghiburan dari gadget, yang pada akhirnya membuat mereka kecanduan teknologi, dan susah untuk mengontrolnya.


8. PIKUN DIGITAL ATAU LEMAHNYA DAYA INGAT
Pertumbuhan teknologi yang pesat dan Kecepatan konten di media, membuat anak memiliki attention span yang pendek. 

Dia sksn tidak fokus pada satu hal, dan mudah berganti focus karena cepatnya konten digital. Bisa disebukan seperti dari satu tongtonan TV dan pindah pada satu tongtonan yang lain tanpa  pengawasan orang tua. Hal ini menurunkan kemampuan konsentrasi dan memori. Sehingga membuat anak susah untuk memusatkan perhatian atau focus, dalam bahasa Ilmiahnya terpapar Radiasi digital.

9. RADIASI EMISI

Pada bulan Mei 2011, WHO memasukkan ponsel dan gadget tanpa kabel lainnya dalam kategori Risiko 2B (penyebab kemungkinan kanker), karena radiasi emisi yang dikeluarkan oleh alat tersebut.
James McNamee dari Lembaga Kesehatan Kanada, memberi peringatan pada 2011 lalu:
“Anak-anak lebih sensitif terhadap radiasi dibanding orang dewasa. Karena otak anak dan sistem imun mereka masih berkembang. Jadi, kita tidak bisa mengatakan bahwa risiko pada anak sama dengan risiko pada orang dewasa.”

10. SIFAT AGRESIF

Tongtonan atau Konten di media baik TV maupun HP  yang bisa diakses anak, dapat menimbulkan sifat agresif pada anak. Kekerasan fisik dan media yang hanya untuk Dewasa atau seksual banyak tersebar di internet, dan jika tidak dilakukan pengawasan, anak bisa terpapar itu semua. Sehingga memicu timbulnya perilaku agresif dan cenderung menyerang orang lain pada anak, atau anak bertindak buka pada usia pantasnya, seperti anak kebiasaan menonton tintu , Smack Down atau UFC, yang dengan kemungkinan besar anak akan menconto itu semua.



Baca Juga 👉  Cara Tepat meghilangkan Candu Gadget atau Hp pada Anak



Demikian artikel 10 Efek fatal bahaya Gadget atau Hp Bagi Anak yang saya post kali ini, semoga bisa bermanfaat bagi para pembaca semua.



Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Penting. 10 Efek fatal bahaya Gadget atau Hp Bagi Anak"

Post a Comment

dengan senang hati silahka tinggalkan komentar masukan atau kritik yang membangun